Tiga pemuda di Buleleng berhasil diringkus oleh polisi karena menjual Pertalite secara ilegal. Mereka menggunakan botol-botol kecil untuk menjual bensin dengan harga yang jauh melebihi harga subsidi. Polisi menyita puluhan liter Pertalite sebagai barang bukti.
Penangkapan ini dilakukan setelah masyarakat melaporkan aktivitas mencurigakan di sekitar SPBU. Polisi kemudian melakukan pengintaian dan berhasil menangkap para pelaku saat sedang melakukan transaksi. Mereka kini menjalani proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku.
Polres Buleleng menyatakan akan terus melakukan pengawasan ketat terhadap praktik penjualan ilegal BBM. Masyarakat diimbau untuk membeli bahan bakar hanya di SPBU resmi dan melaporkan jika menemukan penjual ilegal.

Kepala Polres Buleleng menyebutkan bahwa kasus ini menjadi peringatan bagi pelaku lain yang mungkin masih melakukan praktik serupa. Sanksi tegas akan diterapkan untuk memastikan distribusi BBM berjalan sesuai aturan.
Sebagai penutup, masyarakat diharapkan tetap waspada dan tidak tergiur harga murah dari pengecer ilegal. Koordinasi antara masyarakat, kepolisian, dan Pertamina akan terus diperkuat untuk mengatasi krisis BBM.





