Dirut Pertamina Kembali Minta Maaf Antrean BBM Bali, Janji Tak Terulang

Dirut Pertamina Simon Mantiri minta maaf antrean BBM Bali di Depo Sanggaran Denpasar, berkomitmen evaluasi dan janji kejadian tak terulang.

Dirut Pertamina Kembali Minta Maaf Antrean BBM Bali, Janji Tak Terulang
Foto: Dokumentasi Warga

Warga Bali yang beberapa hari lalu mengantre panjang di berbagai SPBU kini mendapat respons langsung dari puncak manajemen Pertamina. Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri kembali menyampaikan permohonan maaf secara terbuka atas gangguan distribusi dan antrean BBM yang terjadi di Bali.

Permohonan maaf tersebut disampaikan Simon dalam konferensi pers bersama Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dan Gubernur Bali Wayan Koster di Depo BBM Sanggaran, Denpasar, Senin (19/10) siang. Ini bukan pertama kalinya — sebelumnya Dirut Pertamina juga sudah mengungkapkan permintaan maaf serupa — namun kali ini disertai komitmen konkret: Pertamina akan melakukan evaluasi menyeluruh dan meningkatkan pelayanan serta distribusi energi agar kejadian serupa tidak terulang.

Antrean panjang yang terjadi beberapa waktu lalu bukan sekadar masalah operasional biasa. Warga di berbagai titik SPBU di Denpasar dan sekitarnya harus menunggu lebih dari 30 menit bahkan hingga beberapa jam untuk mendapatkan BBM. Kondisi ini diperburuk oleh hambatan distribusi pasokan yang mempengaruhi ketersediaan BBM di sejumlah SPBU strategis, termasuk di wilayah Buleleng dan Tabanan.

Bagi warga yang ingin menyampaikan keluhan atau membutuhkan informasi lebih lanjut, kontak resmi Pertamina Patra Niaga Bali dapat dihubungi melalui saluran pengaduan yang tersedia, atau warga bisa mendatangi langsung SPBU terdekat untuk menanyakan ketersediaan dan jam operasional saat ini.