Warga Klungkung kini melihat langkah konkret dari pemerintah kabupaten dalam mendukung energi bersih. Bupati Klungkung I Made Satria secara langsung meminta Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Klungkung untuk mulai beralih menggunakan kendaraan listrik dalam aktivitas sehari-hari. Ini bukan sekadar imbauan — bupati sendiri sudah memberikan teladan dengan menggunakan kendaraan listrik.
Langkah ini menjadi bagian dari program Bali Rendah Emisi dan pengembangan Nusa Penida sebagai Green Island. Pemerintah kabupaten terus mendorong implementasi infrastruktur energi bersih di wilayah Klungkung, termasuk pembangunan ekosistem kendaraan listrik yang mendukung mobilitas ASN maupun masyarakat umum.
Bupati I Made Satria menegaskan bahwa penggunaan kendaraan listrik tidak hanya menjadi alternatif untuk mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar minyak (BBM), tetapi juga sejalan dengan upaya mewujudkan kawasan rendah emisi. ASN diharapkan mulai mempertimbangkan penggunaan kendaraan listrik dalam aktivitas sehari-hari sebagai bentuk dukungan terhadap kebijakan pemerintah daerah.
Program ini juga berkaitan erat dengan pengembangan Nusa Penida sebagai Green Island. Di wilayah tersebut, ekosistem kendaraan listrik terus dibangun agar mobilitas warga dan ASN dapat beralih dari kendaraan berbahan bakar fosil ke energi yang lebih ramah lingkungan.
Bagi warga yang ingin mengetahui lebih lanjut tentang program ini, dapat menghubungi Dinas Perhubungan Kabupaten Klungkung atau mengunjungi kantor Pemkab Klungkung untuk informasi mengenai infrastruktur pengisian daya dan ketersediaan kendaraan listrik di wilayah setempat.

