Pada Kamis (15/10/2026) sekitar pukul 04.00 WITA, Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan menyambangi warga yang sedang mengantre BBM di SPBU Sebual, Kecamatan Jembrana. Kunjungan tersebut dilakukan usai menghadiri acara pisah kenal Kapolda Bali di Denpasar. Ia mengaku prihatin melihat kondisi masyarakat yang harus menunggu berjam-jam demi mendapatkan bahan bakar.
Kembang mengimbau warga agar tetap menjaga ketertiban selama menunggu giliran mengisi BBM. “Tetap tertib dan tidak saling salip,” pesannya saat berdialog dengan warga di lokasi. Menurutnya, hingga saat ini masih terdapat kendala teknis dalam distribusi BBM ke seluruh SPBU di wilayah Jembrana.
Pantauan detikBali pada Kamis pagi sekitar pukul 08.00 WITA menunjukkan antrean kendaraan mengular sangat panjang di lima SPBU yang tersebar di Kecamatan Jembrana dan Negara. Beberapa warga bahkan rela menginap di atas motor sejak Rabu sore demi memastikan mendapat BBM. Komang Juli Astawa (28), warga Desa Pendem, mengungkapkan bahwa ia sudah mengantre sejak pukul 17.30 Wita sehari sebelumnya namun belum juga mendapatkan bensin.
Polres Jembrana turun tangan mengamankan distribusi BBM di sejumlah titik, termasuk SPBU Jalan Sudirman. Sat Binmas juga hadir membagikan air mineral gratis serta menyampaikan pesan kamtibmas kepada warga yang mengantre. Personel kepolisian juga membantu mendorong kendaraan warga yang mogok kehabisan bensin menuju SPBU terdekat.
Untuk mengatasi kepadatan, 92 SPBU di Denpasar dan Badung akan beroperasi selama 24 jam mulai Selasa malam. Namun, penambahan jam operasional tanpa peningkatan pasokan dari depot belum tentu menyelesaikan masalah antrean. Prioritas utama tetap memperlancar distribusi BBM sambil memastikan petugas SPBU dan masyarakat bekerja serta menunggu dalam kondisi yang layak.





